ATURAN TATA RUANG HARUS JADI ACUAN DALAM MEMBANGUN INFRASTRUKTUR PU

Sumber : http://www.pu.go.id

Menteri Pekerjaan Umum, Djoko Kirmanto menilai, terjadinya bencana seperti banjir, dan longsor adalah dampak dari kerusakan lingkungan yang setiap tahun kian parah. Kerusakan kawasan daerah hulu yang mestinya dipertahankan, saat ini malah menjadi gersang akibat terjadinya alih fungsi lahan, ungkap Menteri PU dalam Konreg Wilayah Barat di Semarang (31/3).

Sejalan dengan itu, Menteri PU menghimbau agar dalam melaksanakan pembangunan infrastruktur diupayakan melalui pendekatan wilayah dalam proses perencanaan dan berbasis penataan ruang.  Upaya ini bertujuan menyerasikan kegiatan sektor dan wilayah. Dengan demikian, pemanfaatan ruang, daya dukung serta sumber daya yang dimiliki dapat optimal sesuai harapan.

Djoko menegaskan, strategi pengembangan wilayah nasional dan rencana pembangunan nfrastruktur PU dan permukiman harus terpadu dan searah dengan RTRWN. Arahan lokasi dan pembangunan sistem jaringan infrastruktur PU dan permukiman harus sesuai dengan pola ruang wilayah, struktur ruang wilayah nasional. Di tahun-tahun mendatang Djoko Kementriannya akan menggunakan format Rencana dan program investasi jangka menengah pembangunan infrastruktur PU (RPJM-PU) Wilayah Provinsi/Kabupaten/Kota, tambahnya.

Menteri PU menjelaskan, guna memenuhi tujuan dan sasaran konreg 2011 ada 3 hal yang perlu menjadi acuan dan kreiteria perencanaan. Pertama, menyusun rencana dan program 2011 sebagai tahun kedua pelaksanan RPJMN 2010-2014. Kedua, perlunya dilaksanakan perencanaan dan pembangunan yang lebih terintegrasi.

“Saya melihat pada pembangunan infrastruktur masih banyak kegiatan yang bersifat sektoral dan tidak terpadu antara pusat dan daerah. Padahal harus terintegrasi,” tegas Djoko Kirmanto.

Ketiga, dari sisi internal untuk penguatan kelembagaan dibutuhkan peningkatan koordinasi kelembagaan terutama yang sifatnya lintas sektor dan daerah serta peningkatan sistem informasi dan capcity building untuk memperkuat manajemen sumber daya manusia.

Djoko mengaku, dari pengamatannya masih dijumpai permasalahan dalam kualitas dan manfaat dari infrastruktur yang telah dibangun. Agar sesuai dengan tujuan maka upaya ke depan diperlukan penyempurnaan mekanisme dan standar operasonal prosedur yang ada.

Sementara itu, sambutan Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo dihadapan peserta Konreg Wilayah Barat, dirinya telah menginstruksikan jajaran di bawahnya (Bupati, Walikota) untuk mematuhi  UU No.26/2007 tentang Penataan Ruang Wilayah. Menyikapi hal itu, dirinya sangat mendukung diterapkan sanksi hukum kepada pelanggarnya.

Dalam Konreg bertema” Percepatan Pertumbuhan Ekonomi melalui Pemantapan Tata Kelola dan Sinergi Pusat dan Daerah untuk meningkatkan Kesejahteraan Rakyat”, Bibit menjelaskan, perlunya mematuhi aturan tata ruang wilayah. sebagai langkah antisipatif terhadap kerusakan ligkungan yang semakin parah.

“Saya telah tawarkan kepada jajarannya, silahkan melanggari aturan tata ruang, kalau siap menanggung resikonya. Mauh dipidana apa bayar denda. Atau dua-duanya. Tapi sebagai Gubernur saya sarankan jangan mengambil resiko,” tuturnya.

Menteri PU juga menyinggung penyerapan dana tahun 2009 yang mencapai 93%. Dirinya ditahun-tahun ke depan tingkat penyerapan dana (2010) dapat mencapai 100%. Oleh karena itu Djoko meminta dilakukan upaya percepatan penyerapan dana dengan membuat rencana yang lebih baik dan upaya dini mengantisipasi permasalahan yang mungkin timbul.

Djoko juga menyayangkan, penyerapan dana yang terjadi menjelang akhir tahun. Padahal, bila diprogramkan dan direncanakan jauh sebelumnya maka kondisi seperti itu dapat dihindarkan. Ditegaskan, dirinya lebih senang bila sejak awal bulan progresnya dilaporkan ke pusat.

“Saya lebih menghargai laporan progress penyerapan dana/fisik dilaporkan sejak awal atau pertengahan bulan, ketimbang sudah mendekati akhir tahun baru baru laporan masuk,” tegas Menteri PU. (Sony)

Pusat Komunikasi Publik

010410

Perihal perencanamuda
Komunitas perencana muda progressif

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: