Most Livable City index

Sumber : http://www.iap.or.id

Perkembangan kawasan perkotaan di Indonesia yang terjadi dengan pesat dalam 3 dasawarsa terakhir yang diindikasikan oleh semakin besarnya jumlah penduduk yang tinggal dan beraktivitas di kawasan perkotaan dan peningkatan intensitas aktivitas budidaya baik industri, perdagangan dan perumahan beserta segala prasarana dan sarana pendukungnya menyebabkan timbulnya berbagai permasalahan perkotaan seperti semakin kecilnya Ruang Terbuka Hijau (RTH), penurunan kualitas lingkungan dan berbagai permasalahan perkotaan lainnya.

Arah perkembangan kota pada masa mendatang akan mengalami peningkatan yang semakin pesat daripada yang terjadi saat ini yang ditandai dengan semakin besarnya ukuran kota baik dari segi jumlah penduduk maupun dari sisi ukuran luas wilayah fisik, dan bahkan pada beberapa kawasan membentuk konurbasi dan keterkaitan fisik dan fungsi antar kota sehingga membentuk sebuah sistem kota yang besar (Mega Urban Region) seperti yang terjadi pada sistem Mebidang (Medan-Binjai-Deliserdang) di Sumatera Utara, Jabodetabekjur di DKI Jakarta, Bandung Metropolitan Area dan Kawasan Surabaya-Malang, dsk. Trend perkembangan ini pasti akan terjadi di kawasan-kawasan lain, termasuk di beberapa kawasan timur Indonesia seperti di Makassar Sulawesi Selatan dan beberapa kawasan potensial lainnya.

Pada umumnya perkembangan kawasan perkotaan dan segala aktivitas ekonomi dan sosial dengan intensitas tinggi menuntut pada semakin tingginya tingkat entropi (ketidakteraturan) lingkungan perkotaan yang berdampak pada menurunnya tingkat kenyamanan warga kota untuk tinggal dan beraktivitas di kota tersebut. Meskipun demikian pada beberapa kota yang direncanakan dan dikelola dengan baik tetap memberikan kenyamanan bagi warga kotanya untuk tinggal dan beraktifitas di kota tersebut.

Untuk mengetahui persepsi warga kota mengenai tingkat kenyamanan kota-kota besar di Indonesia maka Ikatan Ahli Perencanaan Indonesia (IAP) melakukan penelitian Indonesia Most Livable City Index 2009.

Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui tingkat kenyamanan beberapa kota besar di Indonesia berdasarkan persepsi warga kota bersangkutan. Dengan berasumsi bahwa warga kota merupakan pihak yang paling tahu dan paling merasakan kondisi kota tersebut, maka tingkat kenyamanan suatu kota dapat dinilai oleh masyarakat yang tinggal di kota tersebut.

Beberapa hal yang strategis dan menjadi tujuan dari penelitian ini adalah adalah :
– IAP sebagai organisasi profesi bidang perencanaan wilayah dan kota hendak memberikan sebuah Professional Opinion terhadap fenomena aktual dari kondisi kenyamanan hidup di kota besar Indonesia.
– Hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai salah satu pertimbangan dan masukan bagi stakeholder kota dalam pembangunan kota
– Belum adanya penelitian sejenis di Indonesia mengenai Index tingkat kenyamanan kota-kota besar, sehingga dengan demikian penelitian ini menjadi pioner bagi penentuan index kota pada masa yang akan datang dan menjadi sebuah standar bagi pengukuran tingkat kenyamanan hidup di kota.
Hasil kajian lebih lengkap dapat dilihat di  http://www.iap.or.id/_data/_download/MLCI%20BOOK.pdf

Perihal perencanamuda
Komunitas perencana muda progressif

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: