Indonesia Young Planners Blog

Aceh Forest Environment Project and Aceh Programme Technical Manager Fauna & Flora International

Aceh Forest Environment Project and
Aceh Programme Technical Manager Fauna & Flora International

Salary range: USD 65,000 – USD 75,000
Location: Banda Aceh, Indonesia
Contract: 2 year fixed-term

Fauna & Flora International (FFI) is the world’s longest-established international conservation body – as entrepreneurial and forward-looking today as we were 100 years ago.

FFI and Leuser International Foundation (LIF) are implementing the “Integrating Environment and Forest Protection into the Recovery and Future Development of Aceh Project”, a USD 17.5 million, 4.5 year initiative funded by the Multi-Donor Trust Fund for Aceh and North Sumatra to mitigate negative impacts of reconstruction interventions on the forests of Aceh. FFI needs a dynamic, results-orientated person to lead on technical programme implementation and management of the project, with special focus on protected area management within a multi-stakeholder governance framework in synergy with other programme components (policy/integration, sustainable livelihoods, communication and awareness building).

You will be a natural leader with excellent capacity to manage human and financial resources, strong skills in project planning, financing, implementation and evaluation. You will have proven experience in the development and management of conservation, with experience in Indonesia and/or South East Asia preferred; technical project implementation related to protected area management and monitoring; mainstreaming conservation and / or environmental concerns in development planning within a multi-stakeholder governance framework. You will have excellent inter-personal skills, with the ability to operate at all levels and liaise effectively with local communities, government agencies, governmental policy and decision makers; working knowledge of Bahasa Indonesia; and fluency in written and spoken English.

For details please visit www.fauna-flora.org. Formore details on the project please refer to http://ffi.or.id/

To apply, send a covering letter, full CV and contact details for two referees to Robert Sillevis, AFEP and Aceh Programme Manager, Fauna & Flora International, Program Aceh, Jl. Arifin Ahmad III No 3, Ie Masen – Kayee Adang – Lampineung, Banda Aceh 23116, Nanggroe Aceh Darussalam (NAD), Indonesia, or emailed to robert.sillevis@ffi.or.id

April 30, 2008 Ditulis oleh perencanamuda | Career | | Belum Ada Tanggapan

PROFIL ORGANISASI IKATAN ALUMNI PLANOLOGI ITB PERIODE 2008-2013

PROFIL ORGANISASI IKATAN ALUMNI PLANOLOGI ITB PERIODE 2008-2013

ISU UTAMA, POSITIONING, KERANGKA TINDAKAN STRATEGIS, DAN ORGANISASI

Organisasi Ikatan Alumni Planologi ITB (API) periode 2008-2013 diharapkan memiliki peran dan manfaat bagi publik luas yang merupakan arena berkiprah para alumni, ITB yang merupakan rumah bersama dan tempat lahir para alumni, dan individu setiap alumni itu sendiri. Bentuk peran dan manfaat tersebut berbeda-beda pada setiap periode kepengurusan karena isu yang dihadapi pada setiap periode juga berbeda-beda. Untuk dapat memberikan bentuk peran dan manfaat yang sesuai dengan harapan publik, kampus, dan alumni, maka API dituntut untuk mampu mengenali isu utama yang berlaku umum pada periode tersebut. Dalam konteks ini, Pengurus API 2008-2013 telah memiliki rumusan isu yang kemudian diikuti dengan positioning, kerangka tindakan strategis, serta pengorganisasian untuk menjalankan berbagai upaya merespon isu.

Krisis Perencanaan Publik

Indonesia selang beberapa tahun terakhir ini berada dalam krisis multidimensi dan dikhawatirkan menuju kepada krisis yang lebih buruk lagi. Namun sayang sekali, analisis terhadap krisis ini jarang dilihat dari pandangan bahwa krisis merupakan akibat dari krisis dalam perencanaan publik. Dalam pandangan ini, krisis bermula ketika perencanaan publik tidak lagi diperlakukan sebagai proses membuat kesepakatan kolektif tetapi malah menjadi alat segmen publik tertentu untuk memenuhi kepentingannya semata.

Tidak dapat dihindari lagi, krisis perencanaan publik telah menghadirkan krisis lain secara simultan. Yaitu krisis identitas para Planner, kampus atau sekolah perencanaan yang tidak mampu menghasilkan para Planner berprestasi, dan akhirnya krisis orientasi profesional di kalangan para alumni Planologi ITB.

API sebagai Saluran Aspirasi Publik Luas

API yang merupakan bagian dari publik luas, bermaksud untuk berkontribusi dalam upaya perbaikan krisis perencanaan publik, revitalisasi peran Planner, sekolah perencanaan, dan pemantapan orientasi para alumni. Untuk menjalankan maksud tersebut API memposisikan diri sebagai saluran aspirasi publik luas. Dalam hal ini, API akan mengangkat persoalan-persoalan yang dirasakan masyarakat sebagai akibat dari krisis perencanaan publik, menjadikannya sebagai wacana publik, dan menyalurkannya kepada berbagai pihak yang berwenang dan kompeten untuk menyelesaikannya, seperti kepada pemerintahan, IAP (Ikatan Ahli Perencanaan), ASPI (Asosiasi Sekolah Perencanaan Indonesia), dan Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota.


Kerangka Tindakan Strategis

Untuk menjalankan peran sebagai saluran aspirasi publik, diperlukan suatu kerangka tindakan strategis yang dapat mengarahkan tindakan dan langkah-langkah API. Sebagai sebuah organisasi yang sifatnya cair, sukarela, dan pengisi waktu sisa, kerangka tindakan strategis dibuat tidak terlalu kaku dan disesuaikan dengan sifat interaksi para anggotanya yang diwadahi API.

Kegiatan Rutin

Kegiatan rutin adalah serangkaian kegiatan yang akan dilakukan sepanjang periode 2008-2013 dan atau dilakukan secara berkala.

1. Rapat bulanan pengurus API

2. Pengembangan website yang khusus membahas kondisi krisis perencanaan publik

3. Diskusi publik enam bulanan yang akan mengangkat berbagai tema seperti di bawah ini, tetapi tidak terbatas pada:

a. Etika perencanaan

b. Dimensi politik perencanaan

c. Kurikulum, silabus, dan mata kuliah perencanaan yang diperlukan di masa krisis perencanaan public

4. Training tahunan mengenai perencana aktivis (activist planner)

Kegiatan Insidental

Kegiatan insidental adalah kegiatan yang direkomendasikan oleh rapat bulanan pengurus API atau aspirasi langsung dari anggota API sebagai upaya mendinamisir organisasi API dan pelengkap dari kegiatan rutin.


Organisasi Pengurus API: Simpel dan Solid

Untuk menjalankan organisasi ini, telah terbentuk core team yang terdiri dari:

  1. Hetifah Sjaifudian
  2. Jilal Mardhani
  3. Yudi Pramudya
  4. Teti Argo
  5. Diding Sakri
  6. Elkana Catur H
  7. Dani Muttaqin
  8. Tatang Suheri
  9. Dicky Handrianto

Core-team ini diharapkan terus menambah jumlahnya sebanyak mungkin sejalan dengan komitmen para alumni untuk aktif di organisasi API.

April 30, 2008 Ditulis oleh perencanamuda | Uncategorized | | 5 Tanggapan